Friday, 4 April 2014

Semu

Ku tertatih diujung senja
Dengan ringkih menyeret mimpi lalu yang menggantung
Selepas asa terkungkung dipundak derita
Kesana-kemari mencari jejak yang terbang

Samar membisukan asa didada
Sunyi hiasi bingkai imaji
Titik itu warnai pekatnya lazuardi
Sesaat namun berarti melekat

Apakah ini selamanya kan menyayat nurani???
Apakah ini badai abadi yang kan dilalui???

Mimpi...Bertabur luka dalam langkah tak pasti
Gerhana hendak kembali torehkan kenangan 
Alam gaib menggema gambarkan segala nestapa
Diketerasingan mampukan berjelaga dalam sunyi?

Ingin berbagi oasis yang menyejukkan. 
Ingin tenggelam dalam khayal yg alam ciptakan
Bersama itu akupun meragu
Sudikah langit bersua dalam keterasingan ini
Sudikah nestapa didalamnya tuk dibagi
Denganku...
Bersama mu...
Dalam keterasingan imaji yang tak pasti
Berpendar di telan waktu 
Menjerit dalam tawa biru langit sendu

Kembali...
Takkan kembali ku pertanyakan 
Sebelum ku tanya pada langit, mentari dan hujan
Sudah ku tahui itu tak pasti.
Mimpi...



No comments:

Post a Comment