Wednesday, 2 April 2014

Rindu

Aku melangkah tersendat di reruntuhan
Meraih segala dalam kegelapan
Aku berlari terseret arus mimpi
Bertepi di dahan yang telah mati

Terlanjur rapuh untuk menanti
Bertasbih mengharap sinarnya kembali
Tiada daya terjebak di lembah yang asing
Berkelana beriring sunyi yang bergeming

Embun menghilang dibawah mentari
Lautan air mata tak mampu puaskan dahaga ini
Berlarian...
Berlarian kesana kemari mencari jejak yang berceceran
Mencari kumpulan puzzle mimpi yang hendak ku tata di bingkai hati

Aku asing bagimu
Engkau asing bagiku
Apakah sekelumit benang kusut itu bisa terjalin utuh???
Ataukah hanya mimpiku yang tak pernah berujung???

Ilusi...
Mimpi...
Imaji...
Semu...
Samar tak terbyar
Tak akan terucap apa lagi terungkap

Mimpi buruk selalu menghantui
Biar cermin retak itu tak kembali terpecah-pecah
Berkeping-keping hingga butirannya tak berarti 
Menyayat-nyayat kotak tua yang terlanjur ku pilih

Benci berkelana dalam sepi
Mengaduh ingin bingar ditepian waktu
Berfikir dalam keterasingan kata
Mencari dermaga mana yg hendak berbagi cerita
Dalam tanya yang berlalu

Rindu.






No comments:

Post a Comment