Meraih segala dalam kegelapan
Aku berlari terseret arus mimpi
Bertepi di dahan yang telah mati
Terlanjur rapuh untuk menanti
Bertasbih mengharap sinarnya kembali
Tiada daya terjebak di lembah yang asing
Berkelana beriring sunyi yang bergeming
Embun menghilang dibawah mentari
Lautan air mata tak mampu puaskan dahaga ini
Berlarian...
Berlarian kesana kemari mencari jejak yang berceceran
Mencari kumpulan puzzle mimpi yang hendak ku tata di bingkai hati
Aku asing bagimu
Engkau asing bagiku
Apakah sekelumit benang kusut itu bisa terjalin utuh???
Ataukah hanya mimpiku yang tak pernah berujung???
Ilusi...
Mimpi...
Imaji...
Semu...
Samar tak terbyar
Tak akan terucap apa lagi terungkap
Mimpi buruk selalu menghantui
Biar cermin retak itu tak kembali terpecah-pecah
Berkeping-keping hingga butirannya tak berarti
Menyayat-nyayat kotak tua yang terlanjur ku pilih
Benci berkelana dalam sepi
Mengaduh ingin bingar ditepian waktu
Berfikir dalam keterasingan kata
Mencari dermaga mana yg hendak berbagi cerita
Dalam tanya yang berlalu
Rindu.
No comments:
Post a Comment