Entahlah apa yang ingin aku tulis hari ini aku tak tahu apa yang aku rasakan. Kejadian itu masih saja menghantui hari-hariku. Perasaan itu telah aku pupuk sejak lama, seperti tanaman apabila diberi pupuk terlalu banyak atau terlalu sering disirami belum tentu akan tumbuh dengan sempurna. tetapi malah layu sebelum berkembang. Sama halnya dengan perasaan ini yang terus tumbuh disini, meskipun dirinya tak pernah berkembang sedikitpun. Bahkan layu dan membusuk sebelum berkembang. Manusia mana yang rela dihianati dan tak pernah dianggap, aku pun sama seperti kebanyakan manusia yang lainnya. Karena aku hanya manusia biasa yang hanya mampu berbuat dan berusaha sekemampuan ku, selebihnya hanya Tuhan yang menentukan.
Kesetiaan
Kesetiaan itu tidak ada apabila kita sebagai manusia tidak dianugerahi rasa kasih sayang atau cinta. Tetapi apakah kita pernah meminta pada Tuhan kalau kita ingin dianugerahi sebuah cinta itu. Aku tak pernah meminta, tetapi Tuhan selalu memberi melebihi yang aku minta. Bahkan memberi cinta yang berlebih, sehingga aku harus setia pada cinta yang tak akan pernah aku miliki.
Butuh waktu lama untuk aku berfikir tentang apa yang telah Tuhan berikan padaku, apakah rasa cinta itu ataukah sayang itu pada seseorang yang sebenarnya tidak tepat untuk aku cintai dan sayangi. Cinta itu memang membuat ku buta, telah menyia-nyiakan waktu hanya untuk menanti seseorang tak pernah mencintai ku.
Aku hanya bisa realistis saja, karena cinta tak bisa dipaksakan. Seperti beberapa lelaki yang pernah mendekatiku, yang karena aku tak bisa menerima mereka karena beberapa alasan. Akupun tak bisa menerima perasaan mereka, seperti dia tak bisa menerima aku dan perasaan ku. Tetapi aku yakin nun jauh disana seseorang sedang menantiku, memikirkan kapan Tuhan akan mempertemukan kami. Aku yakin dan percaya suatu saat nanti pasti akan indah pada waktunya. Meski didunia kami tak dipertemukan, tapi di akhirat kelak kami akan dipertemukannya di surga-Nya.
Gest....^^,
No comments:
Post a Comment