Setapak jalan yang berliku
Kini tertinggal jauh dalam kenangan
Cukup saja hal itu di masa lalu
Kemarin, kini dan esok akan terasa berbeda
Seperti ruang dan waktu kita yang tak pernah sama
Terlampau tinggi angan di mata
Selamanya tak mungkin satu kata
Dua partikel yang saling tak seirama
Ialah air-api, air-minyak dan lainnya entah aku tak tau lagi
Tak bersatu bukan berarti tak ada satu kata kunci
Hanya saja Tuhan punya maksud lain untuk mereka
Tak perlu lagi ku susuri setapa demi setapak
Bila tak tinggalkan setitik jejak
Sejak melangkah di pasir berarus
Mudah terhapus terus tergerus
Terlalu kentara untuk berlari sambil menengok
Akan tersandung jatuh dan terseok
Hanya luka yang akan jadi duka
Bila mata dan hati tidak lagi ditata
Jalan disusuri semakin berkelok
Begitupun waktu berlalu takkan kembali
Cukup saja disini
Setiap kata yang jatuh bersama setiap kelopak
No comments:
Post a Comment