Monday, 24 March 2014

Abadi

Entahlah....
Rasa sedih, senang atau muramkah ini
Seakan tawa menjadi sunyi
Dan waktu terus permainkan imaji

Persimpangan....
Hidup hanya persimpangan
Mesti tak ingin hanya tempat persimpangan,
namun apa daya tangan tak sampai
Dan waktu kembali permainkan

Tegarkan...
Tegarkan langit biar tak hujan
Menghujam deras di pipi bumi
Adakah pelangi yang sudi hiasi
Tuk leburkan duka dan pelipur diri
Seperti asap langit yang melenyap ditelan hari
Ikrar janji hendak dipatri
Hingga Arsy berguncang di hati

Tegarkan...
Tegarkan...
Sahabat, sudara tak seubeuti ...
Hancur Leburkan rasa memiliki
Sudikah kiranya tetap silaturahmi
Meski Engkau telah dipinang sang pujaan hati
Semoga engkau abadi sehidup semati
bersama sang pujaan hati.
Abadi...




No comments:

Post a Comment